Cara Aman Bertransaksi Secara Digital

Spread the love

Pandemi merupakan salah satu yang akhir-akhir ini banyak menghambat aktivitas manusia. Banyak hal yang sudah direncanakan terpaksa harus dibatalkan atau ditunda karena adanya pandemi. Aktivitas-aktivitas yang rutin dilakukan juga akhirnya pada diganti dengan cara lain yang jauh lebih aman. Salah satunya yakni aktivitas transaksi yang dahulunya mudah saja dilakukan secara langsung, namun karena adanya pandemi maka transaksi dilakukan dengan cara lain yakni dilakukan by online atau secara digital.

Aktivitas transaksi digital sebenarnya mudah-mudah saja dilakukan, namun aktivitas digital ini cukup berisiko. Dimasa pandemi aktivitas ekonomi sulit, maka tidak heran jika banyaknya penipuan atau hal-hal yang kurang diinginkan. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui cara bertransaksi digital yang aman, sehingga Anda dapat terhindar dari penipuan atau hal-hal lain yang kurang diinginkan. Berikut merupakan ulasan singkat seputar tips untuk bertransaksi digital secara aman terutama di masa pandemi saat ini.

1. Pastikan Gunakan Jaringan Internet Pribadi Untuk Transaksi Keuangan

Transaksi keuangan merupakan salah satu transaksi yang cukup penting dan berisiko untuk dilakukan. Transaksi keuangan secara digital memang sangat memudahkan namun jika diingat kembali, transaksi ini juga berisiko karena melibatkan jumlah uang yang kita miliki dengan big data yang mungkin saja dapat bocor atau disalah gunakan oleh orang lain. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi risiko kebocoran data saat bertransaksi keuangan secara digital adalah tidak menggunakan jaringan internet atau wifi publik. Penggunaan jaringan publik berisiko besar terjadinya pencurian data pribadi, maka dari itu sangat dianjurkan untuk menggunakan jaringan internet pribadi saja ketika akan melakukan transaksi keuangan secara digital. Selain alasan keamanan penggunaan jaringan pribadi juga mempercepat proses transaksi, sehingga transaksi dapat selesai dengan lebih cepat.

2. Gunakan Situs Terpercaya Saat Belanja Online

Aktivitas transaksi digital biasanya dilakukan ketika kita melakukan belanja online. Untuk menghindari risiko saat bertransaksi pastikan bahwa aplikasi atau situs belanja online yang Anda gunakan terpercaya dan aman. Saat ini situs belanja online sudah sangat banyak. Anda harus pandai dalam melakukan seleksi untuk memilih situs atau aplikasi belanja online yang kredibel. Karena semua yang ada di negara ini terikat pada peraturan, maka pastikan bahwa situs belanja online tersebut telah mendapatkan izin resmi dan telah teregulasi dengan baik. Jika situs atau aplikasi telah terverifikasi maka aktivitas jual beli yang ada didalamnya juga terjamin keamanannya atau jika pun terjadi suatu hal yang kurang diinginkan, pihak pengelola telah siap untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas apa yang terjadi di dalam situs atau aplikasi yang mereka kelola.

3. Melakukan Penggantian Password Secara Rutin

Ketika Anda melakukan transaksi digital pasti akan diminta untuk masuk ke dalam sebuah akun atau jika Anda belum memiliki akun, Anda akan diminta untuk membuat akun. Hal ini juga berlaku saat hendak melakukan transaksi keuangan dengan menggunakan internet banking atau mobile banking. Dan saat pembuatan akun, Anda akan diminta untuk membuat password yang merupakan kunci saat ingin masuk dalam akun tersebut. Password tersebut tidak boleh diketahui oleh orang lain, karena nantinya akan sangat membahayakan keamanan transaksi di dalam akun tersebut. Untuk mengantisipasi terjadinya pembobolan password maka alangkah baiknya untuk mengganti password secara rutin. Password juga dibuat sulit bagi orang lain namun tetap mudah untuk kita ingat.

4. Melakukan Akses Masuk Hanya Pada Satu Perangkat

Seperti yang sudah disinggung pada poin ke tiga, bahwa ketika hendak melakukan transaksi keuangan secara digital Anda akan diminta untuk masuk ke dalam sebuah akun. Untuk menjaga keamanan dari transaksi tersebut pastikan bahwa Anda hanya login atau masuk ke dalam akun tersebut pada satu perangkat yang sama atau perangkat pribadi yang Anda miliki. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan data yang ada dalam akun tersebut. Dengan login hanya menggunakan satu perangkat maka Anda dapat lebih mudah untuk melakukan pengawasan dan dapat dengan mudah mengetahui berapa kali Anda login dalam akun tersebut, karena biasanya akan tercatat histori dari aktivitas yang dilakukan.

Untuk menjaga keamanan dari transaksi sebenarnya sangat beragam caranya, empat cara diatas hanyalah sebuah tips yang dapat Anda ikuti. Jika Anda memiliki cara tersendiri untuk menjaga keamanan transaksi itu akan lebih baik. Yang penting untuk diingat bahwa transaksi keuangan yang dilakukan secara digital sebaiknya tidak dilakukan oleh orang lain atau dalam kata lain jangan biarkan orang lain memiliki akses untuk masuk ke dalam akun transaksi keuangan yang kita miliki. Karena jika orang lain telah memiliki akses masuk, keamanan dari akun tersebut menjadi tidak terjamin lagi. Bila perlu Anda lakukan pengamanan berlapis untuk akun atau aplikasi yang sifatnya pribadi seperti mbanking atau akun-akun transaksi keuangan lainnya.